Ratusan Ribu Pengungsi Rohingya di usir dari tanah kelahirannya myanmar - Top News

Ratusan Ribu Pengungsi Rohingya di usir dari tanah kelahirannya myanmar

Share:
Zuhut

Zuhut.com. Ratusan ribuan pengungsi rohingya mengalir ke beberapa negara di asia tenggara, hingga hari ini peristiwa diskriminasi dan kekerasan yang menimpa etnis rohingya tidak terlepas dari dominasi kelompok mayoritas terhadap minoritas.

Yang mengerikan kelompok mayoritas mengesampingkan nilai persatuan kebangsaan, nilai yang kelompok mayoritas anut kemudian bersinggungan dengan kealifan yang dianut kelompok minoritas, akibatnya kelompok mayoritas menekan kelompok minoritas.

Usai bertemu duta besar dan wakil duta besar myanmar kemarin, yenny wahid menyampaikan kedutaan besar myanmar menyesalkan tanggapan emosional dari umat islam indonesia atas krisis kemanusiaan yang terjadi.

Menurut duta besar myanmar, korban jiwa yang jatuh tak hanya dari etnis rohingya saja, umat buddha yang berada di rakhine turut jadi korban.

Pasalnya yang terjadi di rakhine adalah komflik antara pasukan pemerintah myanmar dengan militan arakan rohingya atau assa.

Dalam pertemuan yanni meminta agar pemerintah myanmar mengedepankan kedekatan dialog kelompok militan, bukan dengan tindakan represif.

Yenni juga meminta agar pemerintah myanmar memberikan status kewarganegaraan kepada warga etnis rohingya.

Pemerintah myanmar belum mengizinkan tim pencari fakta perserikatan bangsa-bangsa (PBB), untuk bekerja, banyak kasus pembantaian terhadap rohingya.

Seperti diketahui tim pencari fakta ini dibentuk sejak maret 2017, kedua tim pencari fakta marzuki darusman meminta myanmar dapat bekerjasama dengan TPF yang menjamin pemerintah myanmar tidak perlu hawatir dengan kerja TPF, karena tim bekerja dengan pikiran terbuka.

TPF tidak menggunakan prasangka dalam melakukan penelitian, karena dilakukan terbuka dan diarahkan fakta di lapangan.

Dikarenakan izin belum diberikan inventaris fakta PBB melakukan penyelidikan awal yang didasarkan pada penelusuran dokumen yang berkaitan dengan komplek rohingya.

Pembukaan akses ke myanmar menjadi langkah awal dunia untuk membantu mempercepat penyelesaian krisis kemanusiaan di rakhine, myanmar.

No comments