Tim Forensik Mabes Polri, bersama tim identifikasi polres metro Bekasi Kabupaten, Manggelar autopsi terhadap jenazah Muhammad Al Zahra alias Zoya. - Top News

Tim Forensik Mabes Polri, bersama tim identifikasi polres metro Bekasi Kabupaten, Manggelar autopsi terhadap jenazah Muhammad Al Zahra alias Zoya.

Share:


Tim Forensik Mabes Polri, bersama tim identifikasi Bekasi Kabupaten, Manggelar autopsi terhadap jenazah Muhammad Al Zahra alias Zoya.

Bongkar makam korban main aksi sendiri dihadiri perwakilan keluarga korban, wajah asmawi, Ayah almarhum Muhammad Al Zahra, alias Zoya, alias Udin, tak bisa menyembunyikan kesedihan.

Saat tim forensik Mabes Polri, bersama tim identifikasi Polres Metro Bekasi Kabupaten, membongkar makam Zahra, di tempat pemakaman umum Kedondong, Cikarang Kota Bekasi.

Untuk alasan keamanan, Polres Bekasi Kabupaten, menerjunkan puluhan anggota nya, Selain itu, puluhan aparat desa setempat juga dikerahkan, guna menghalau kerumunan warga yang ingin melihat dari dekat proses otopsi.

Otopsi ini dilakukan, agar Kepolisian mengetahui dengan detail penyebab meninggalnya M. Al Zahra, alias zoya.

Sementara itu, istri almarhum Zahra, tidak hadir di pemakaman lantaran kondisi kesehatan dan psikologisnya tidak memungkinkan.

Pihak keluarga, hanya diwakili oleh orang tua, dan adik almarhum Al Zahra, serta didampingi kuasa hukum.

"kalau dilakukan otopsi kan, jadi tahu penyebabnya apa, dan diapain aja gitu kan, ya harapan saya, pihak Kepolisian menangkap semua pelaku" imbuh istri Arab Zahra saat di temui di kediamannya.

Muhammad Al Zahra, seorang tukang service barang elektronik, menjadi korban aksi massa, karena dituduh mencuri amplifier di sebuah mushola, di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin Pekan lalu.

Terkait pengeroyokan ini, polisi telah menetapkan dua orang tersangka penganiaya, dan kini memburu 5 pelaku lainnya, yang diduga ikut menghakimi dan membakar Zahra. Dedy Babelan Bekasi Jawa Barat.

No comments